Kamis, 08 November 2018

Jobshet wajan bolic

I. Tujuan
  1. Siswa mampu menjelaskan media pada jaringan berbasis luas (WAN)
  2. Siswa mampu menjelaskan perangkat pada jaringan berbasis luas (WAN)
  3. Siswa mampu menjelaskan teknologi pada jaringan berbasis luas (WAN) dan
  4. Siswa mampu menjelaskan protokol pada jaringan berbasis luas (WAN).

II. Keselamatan Kerja
  1. Peserta didik (praktikan) wajib menggunakan wearpack
  2. Menggunakan alat dan bahan sesuai dengan fungsinya
  3. Bacalah petunjuk penggunaan alat dan bahan dengan baik dan benar
  4. Bila mendapatkan masalah atau kesulitan tanyakanlah kepada instruktur
  5. Tidak bercanda atau makan dan minum pada saat praktik
  6. Rapikan dan kembalikan alat dan bahan sesuai tempatnya

III. Alat dan Bahan
A.  Bahan :

  1. USB WiFi Adapter + Kabel USB.
  2. Wajan Aluminium Diameter ±36cm = 1 Buah
  3. Pipa Paralon ukuran 3 inci = 50 cm
  4. Pipa Paralon ukuran 1,25 inci = 50 cm
  5. Dop Pipa ukuran 3 inci = 2 Buah
  6. Dop Pipa ukuran 1,24 inci = 1 Buah
  7. Baut + Mur 3 Inci untuk mounting = 2 Buah
  8. Lakban Aluminium = 1 Buah
  9. Kabel UTP = 5 Meter
  10. Timah untuk solder = 2 Meter
  11. Accces Point
  12. Wireless Router
B. Alat :


  1. Gergaji besi.
  2. Tang + Obeng +Kunci Pas No 13-14
  3. Soder + Timah
  4. Penggaris
  5. Cutter + Gunting
  6. Mesin Bor + Mata Bor 3 Inci
  7. laptop


IV. Gambar Kerja

Gambar 1. Instalasi WAN dengan sistem point to point.

V. Langkah Kerja
Langkah Membuat Wajan Bolic :

  1. Siapkan Bahan-bahan
  2. Sebelum melakukan perakitan wajan bolik kita harus mengukur dulu jarak fokus dari wajan . Yang kita gunakan untuk mendapatkan posisi usb wifiyang tepat sbb:

  3. Lubangi wajan tepat ditengah sesuai dengan ukuran baut yang digunakan sebagai penyangga.
  4. Potong paralon setinggi kaleng ditambah jarak dasar wajan ke kaleng setinggi 5 cm. Dan belah sebagian paralon sebagai penjebit USB Wirelles.
  5. Potong sok drat luar sehingga berbentuk seperti gambar berikut.
  6. Lubangi bagian dasar kaleng pas di tengah sesuai ukuran mur. Dan sekaligus lubangi bagian samping kaleng sesuai ukuran USB wireless untuk menghubugkan kabel USB ke USB wireless.
  7. Pasang USB pada paralon yang telah di belah. Dan ikuti dengan memasang sok drat luar. Seperti gambar berikut.
  8. Masukkan USB yang telah dipasang pada paralon tadi kedalam kaleng dan pasang kabel USB melaui lubang pada bagian samping kaleng.
  9. Pasang kaleng yang telah ada USB pada wajan


Instalasi Base Station (Gedung pusat pemancar)
1.Mensetting Access Point Linksys WRT54G
a. Buka web browser (IE, Mozilla, Opera dll) ketik IP address Access Point yang telah diketahui
b. Muncul jendela autentikasi. Masukkan username “kosong” dan password “admin”
c. Web browser menampilkan halaman setup. Pilih menu “wireless” | Isikan wireless network name (SSID) dengan “nama siswa” | klik tombol “save settings”
d. Klik menu “setup” | isikan IP address Access Point yang baru 172.16.1.2
e. Restart Access Point dan dipasang di dalam boks, kencangkan
2. Memasang Antena Wajan Bolic, pigtail dan boks antena.
f. Antena Wajan Bolic dirakit
g. Antena Wajan Bolic dipasang di pipa besi letter S dan badan besi tower
h. Lakukan pemasangan kabel pitail yang menghubungkan Access Point dan Antena Wajan Bolic dan kabel UTP straight
i. Boks di tutup, dibaut dan sambungan kabel pigtail dibungkus dengan isolasi sampai tidak ada kebocoran udara
j. Ujung kabel UTP di bawah, dikoneksikan dengan PoE (Power over Ethernet) untuk mengirim catu daya ke Access Point di tower.
k. Siapkan satu unit PC sebagai server dan koneksikan ke Access Point menggunakan kabel UTP tersebut
l. Berikan IP address PC server: 172.16.1.1

Instalasi CPE (Customer Premises Equipment) – Client
  1. Mengukur jarak dengan Base station, ketinggian tanah, topografi menggunakan GPS dan dicatat
  2. Mengamati LoS (Line of Sight) menuju Access Point Base Station
  3. Memasang Antena Wajan Bolic, pigtail dan boks antena.
  1. Antena Wajan Bolic dirakit
  2. Antena Wajan Bolic dipasang di tiang besi
  3. Lakukan pemasangan kabel pitail yang menghubungkan Radio bridge dan Antena Wajan Bolic dan kabel UTP straight
  4. Boks di tutup, dibaut dan sambungan kabel pigtail dibungkus dengan isolasi sampai tidak ada kebocoran udara
  5. Ujung kabel UTP di bawah, dikoneksikan dengan PoE (Power over Ethernet) untuk mengirim catu daya ke bridge di tower.
  6. Siapkan satu unit laptop/PC sebagai client dan koneksikan ke Radio bridge menggunakan kabel UTP tersebut
  1. Mensetting Radio Access Point WAP54G sebagai bridge
  1. Buka web browser (IE, Mozilla, Opera dll) ketik IP address Access Point yang telah diketahui
  2. Muncul jendela autentikasi. Masukkan username “kosong” dan password “admin”
  3. Web browser menampilkan halaman setup. Pilih menu “AP mode” | pilih mode “AP client”
  4. Klik tombol “Site Survey” untuk mendeteksi adanya sinyal dari Access Point
  5. Akan muncul jendela site survey yang menampilkan SSID Access Point “nama siswa” dan klik pada SSID tersebut
  6. Kembali ke menu AP client, dan akan muncul MAC address Access Point yang telah dipilih
  7. Klik menu “setup” | isikan IP address Access Point yang baru 172.16.1.3
  1. Mengkoneksikan laptop dengan PC server di Base Station
  1. Pastikan kabel UTP, PoE terpasang dengan benar
  2. Setting IP address port ethernet laptop menyesuaikan (satu network) dengan IP address Access Point yaitu: 172.16.1.4
  1. Ceklah koneksi laptop dan Radio bridge dengan menggunakan perintah “ping” di command prompt, C:\ping 172.16.1.3
  2. Ceklah koneksi laptop dan Access Point dengan menggunakan perintah “ping” di command prompt, C:\ping 172.16.1.2
  3. Ceklah koneksi laptop dan PC server dengan menggunakan perintah “ping” di command prompt. C:\ping 172.16.1.1
Mengukur Kekuatan sinyal Access Point Base Station
1. Mengukur jarak dengan Base station, ketinggian tanah, topografi menggunakan GPS dan dicatat
2. Mencatat kekuatan sinyal yang diterima Spectrum Analyzer, power dan quality sinyal.

VI. Tabel Kerja
Berilah Tanda cek / centang () pada kolom connect jika hubungan antar PC ada, dan not connect jika tidak ada hubungan antara PC tersebut.

No.
Connection Test
Connect
Not Connect
Problem
(Masalah)
1
Laptop client to Radio bridge



2
Laptop client 1 to Access Point



3
Laptop client to PC server








Timer (Waktu)
1. Move off : waktu dimana pekerjaan mulai dikerjakan dengan format (hh:mm)
2. Server : waktu dimana pekerjaan diakhiri dengan format (hh:mm)
3. Note : Masalah yang terjadi saat praktik
No.
Job
(Pekerjaan)
Move off
(Mulai Bergerak)
Server
(Mengakhiri)
Problem
(Masalah)
1
Setting Access Point



2
Memasang Antena Wajan Bolic, boks, pigtail



3
Setting PC server



4
Mengukur jarak, ketinggian dengan GPS



5
Memasang Antena Wajan Bolic, boks, pigtail



6
Memasang PoE



7
Setting radio bridge



8
Setting laptop dan koneksi ke bridge



9
Tes koneksi laptop to radio bridge



10
Tes koneksi laptop to Access Point



11
Tes koneksi laptop to PC server



12
Mengukur kekuatan sinyal








4 Mengukur jarak, ketinggian dengan GPS
5 Memasang Antena Wajan Bolic, boks, pigtail
6 Memasang PoE
7 Setting radio bridge
8 Setting laptop dan koneksi ke bridge
9 Tes koneksi laptop to radio bridge
10 Tes koneksi laptop to Access Point
11 Tes koneksi laptop to PC server
12 Mengukur kekuatan sinyal



VII. Evaluasi
1. Apa penyebab laptop dengan radio bridge tidak bisa konek ?
2. Apa penyebab laptop dengan Access Point tidak bisa konek ?
3. Apa penyebab laptop dengan PC server di base station tidak bisa konek ?

VIII. Kesimpulan
........................................................................................................................................................
........................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................ ........................................................................................................................................................
JOBSHEET


Menginstalasi Jaringan Wide Area Network ( WAN ) Point to Point dengan Media Transmisi Antena Wajan Bolic


Oleh :


KELOMPOK        : Bangau
KELAS            : XII TKJ


NAMA                        NO. ABSEN
1. Arlian Achmad 5
2. Aura Sekar 6
3. Avda Prima 7
4. Bimanta Eno 9
5. Dava Dwitama 10
6. Feren Syairindo 12
7. Indra Adi W 13
8. Johan Dwi 14
9. Liesty Savitri 15
10. Rully Aditya 21
11. Sabrina RU 22
12. Solina indrawati 23
13. Zain Bachtiar 24


SMK PELITA NUSANTARA 1 SEMARANG
JURUSAN TEKNIK KOMPUTER dan JARINGAN
TAHUN 2018

Kamis, 01 November 2018

Pengertian & prinsip kerja server firewall , filtering firewall dan proxy server



Pengertian , Prinsip Kerja dan Blok Diagram Server Firewall , Filtering Firewall dan Proxy Server

  • Server Firewall 
Server Firewall adalah sebuah firewall atau keamanan jaringan yang melindungi server dari berbagai jenis ancaman jaringan , yang juga dapat membatasi , menyaring atau  menolak akses pengguna jaringan dalam mengkases situs/konten tertentu di dalam sebuah jaringan ketika mengakses server tersebut. (http://laluwenda.blogspot.com/2015/01/blog-post.html)

Prinsip Kerja 

Firewall Server Sebagai penghalang antara komputer Anda (sebuah jaringan) dengan Internet (dunia luar). (http://laluwenda.blogspot.com/2015/01/blog-post.html)

Blok Diagram 



  • Packet - Filtering Firewall (level 3 OSI)
Paket filtering firewall adalah salah satu jenis teknologi keamanan yang digunakan untuk mengatur paket-paket apa saja yang diizinkan masuk ke dalam sistem atau jaringan dan paket-paket apa saja yang diblokir. Packet filtering umumnya digunakan untuk memblokir lalu lintas yang mencurigakan yang datang dari alamat IP yang mencurigakan, nomor port TCP/UDP yang mencurigakan, jenis protokol aplikasi yang mencurigakan, dan kriteria lainnya.
(unsri.ac.id/upload/arsip/Paket%20Filtering%20Firewall.doc)


Prinsip Kerja 

Firewall mengawasi paket data yang lewat melalui router. Router ini dapat berfungsi sebagai sebuah server karena itu router ini dituntut untuk dapat memberikan route pada paket yang datang kepadanya. Router juga memikirkan bagaimana suatu paket data dapat sampai pada tujuan yang sebenarmya. Dalam hal ini, router tersebut saling berkomunikasi melalui protokol untuk memberikan route terhadap paket data yang datang. Protokol ini disebut Routing Information Protocol (RIP) yang menghasilkan sebuah tabel routing. Tabel routing inilah yang menunjukkan kemana paket data akan dikirim.
Pada beberapa sistem, teknik pengamanan jaringan dapat hanya dilakukan dengan memasang router filtering dan hanya pada lokasi tertentu saja pada jaringan kita. Oleh karena itu, router yang berfungsi sebagai filter harus dapat mengambil keputusan apakah paket berasal dari jaringan lokal atau berasal dari luar (internet), kegiatan ini disebut source address forgery.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa yang diperiksa dari sebuah paket data adalah bagian header nya yang mengandung informasi penting tentang paket tersebut.
-  Protokol, informasi yang terdapat pada header ini tersusun atas byte-byte. Byte ke 9 merupakan informasi tentang protokol yang digunakan.
-  Alamat IP Sumber, adalah IP address sumber yang mengirimkan paket data tersebut (berukuran 32 byte).
-  Alamat IP Tujuan, adalah IP address tujuan paket tersebut dikirimkan (berukuran 32 byte).
Port Sumber (TCP/UDP), adalah port yang menjadi tempat keluarnya paket data      pengirim. Pada setiap akhir dari koneksi TCP atau UDP tersambung dengan sebuah port, Walaupun port-port TCP terpisah dan cukup jauh dari port-port UDP. Port-port yang mempunyai nomor dibawah 1024 diterbalikan karena nomor-nomor ini telah didefinisikan secar khusus, sedangkan untuk port-port yang bernomor diatas 1024 (inklusif) lebih dikenal v  dengan port ephermal. Konfigurasi dari nomor pengalamatan ini diberikan sesuai dengan pilihan dari vendor.
-  Port Tujuan, adalah port yang menjadi saluran masuk paket data pada komputer penerima paket data.
-  Status Koneksi, status koneksi memberitahkan apakah paket data yang dikirimkan adalah paket pertama dari sesi di jaringan. Jika paket merupakan paket pertama maka pada TCP header diberlakukan ‘false’ atau 0 dan untuk mencegah sebuah host untuk mengadakan koneksi dengan menolak atau membuang paket yang mempunyai bit set ‘false’ atau 0.

Header pada paket data tersebut kemudian diperiksa , dengan cara membandingkannya dengan policy atau kebijakan yang telah dibuat oleh administrator jaringan. Apabila ada salah satu kebijakan tadi dilanggar, maka paket data yang datang akan di drop. 
(unsri.ac.id/upload/arsip/Paket%20Filtering%20Firewall.doc)

Blok Diagram



  • Proxy Server
Proxy Server adalah server yang diletakkan antara suatu aplikasi client dan aplikasi server yang dihubungi. Aplikasi client dapat berupa browser web, client FTP, dan sebagainya. Sedangkan aplikasi server dapat berupa server web, server FTP dan sebagainya. Proxy Server yang diletakkan di antara aplikasi client dan aplikasi server tersebut, dapat digunakan untuk mengendalikan maupun memonitor lalu-lintas paket data yang melewatinya (Wagito, 2007).
Prinsip Kerja
Prinsip kerja proxy server sangatlah sederhana, saat user menggunakan layanan suatu proxy lalu meminta file atau data yang terdapat di public server (internet) maka proxy akan meneruskannya ke internet jadi seolah-olah proxy tersebut yang memintanya. Dan saat proxy server telah mendapatkan apa yang diminta oleh user, proxy akan memberikan respon kepada user jadi seolah-olah dialah public servernya.

Blok Diagram